Selasa, 15 November 2016
cerpen
Judul Cerpen Belum Berakhir
Cerpen Karangan: Mirani
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 13 November 2016
Cerpen Karangan: Mirani
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 13 November 2016
“Aku tak mengerti mengapa hubungan kita harus berakhir” kata-kata itu muncul di kepalaku seolah aku telah menyesal memutuskan hubunganku dengannya. Ya, hubunganku dengan Yoan.
Aku dan yoan dulu adalah pasangan kekasih yang benar benar romantis. Tapi, entah mengapa hubungan kami harus berakhir. Tak ada lagi kontak dengannya seakan-akan semuanya benar-benar sudah berakhir. Tapi dihari ini dia mengomentari fotoku di facebook yang seakan-akan menyindirnya. Kami pun berkelahi saling memaki dan aku menangis.
‘Tuhan, mengapa ini harus terjadi? Mengapa aku dan Yoan harus bertengkar?’ Aku menangis tersedu-sedu.
Tiba-tiba ada yang memanggilku lewat Messenger. ‘Klenteng’ hpku bergetar bertanda ada pesan yang masuk. Kulihat pesan itu berisi
Tiba-tiba ada yang memanggilku lewat Messenger. ‘Klenteng’ hpku bergetar bertanda ada pesan yang masuk. Kulihat pesan itu berisi
‘”Fy?” From Yoan Pramana’ Aku terkejut sontak berkata ‘Yoan?’ Tanpa kusadari kumenekan notifikasi dan mengetik kata ‘ya’ lalu kirim. Dan ia sedang mengetik pesan lalu hpku berbunyi lagi
“Fy, maafin aku soal kemarin. Aku gak bermaksud buat kamu nangis aku bener bener kebawa emosi. Aku minta maaf ya fy. Oiya aku juga minta maaf kemarin aku gak jawab pesan kamu. Walaupun kita gak pacaran lagi, tapi aku tetap sayang sama kamu. Selalu. Gak akan berhenti.”
“Fy, maafin aku soal kemarin. Aku gak bermaksud buat kamu nangis aku bener bener kebawa emosi. Aku minta maaf ya fy. Oiya aku juga minta maaf kemarin aku gak jawab pesan kamu. Walaupun kita gak pacaran lagi, tapi aku tetap sayang sama kamu. Selalu. Gak akan berhenti.”
Aku membacanya dan air mataku mulai berjatuhan. Aku mengetik pesan yang berisi
“Iya, yo. Aku juga minta maaf aku terlalu egois. Iya gak papa kok. Sayang? Kamu masih sayang sama aku? Kamu yakin? Tapi, kalo aku boleh jujur aku juga masih sayang sama kamu yoan. Tapi, maaf rasanya kita gak bisa ditakdirin bersama lagi. Maaf ya yoan” Lalu aku mengirim pesan itu. Ia mengetik lagi. Tak lama kemudian ia menjawab
“Iya Ify, gak papa kok. Aku yakin kita lebih bahagia kalo berteman. Aku sayang kamu fy.” Aku tersenyum lalu menghapus air mataku.
“Iya, yo. Aku juga minta maaf aku terlalu egois. Iya gak papa kok. Sayang? Kamu masih sayang sama aku? Kamu yakin? Tapi, kalo aku boleh jujur aku juga masih sayang sama kamu yoan. Tapi, maaf rasanya kita gak bisa ditakdirin bersama lagi. Maaf ya yoan” Lalu aku mengirim pesan itu. Ia mengetik lagi. Tak lama kemudian ia menjawab
“Iya Ify, gak papa kok. Aku yakin kita lebih bahagia kalo berteman. Aku sayang kamu fy.” Aku tersenyum lalu menghapus air mataku.
“Tuhan? Apakah ini mimpi? Ia masih mencintaiku? Jika ini mimpi jangan bangunkan aku tuhan. Aku sangat bahagia!” Hatiku berkata.
Aku menjawab “Aku juga sayang kamu yoan”.
Setelah hari itu terlewatkan aku dan Yoan semakin akrab. Semakin hari aku semakin sayang dengannya. Hari-hari itu kami lewatkan bersama sebagai teman. Dan aku percaya kisah cinta ini Belum Berakhir.
Tamat
Selasa, 18 Oktober 2016
TIPS MENJAGA KESEHATAN
TIPS MENJAGA KESEHATAN
TUBUH SECARA ALAMI
Ketahanan daya tahan tubuh anda tentunya
sangat diperlukan untuk menjaga anda tetap sehat dan anda dapat beraktivitas
menjalankan jadwal anda sehari-hari. Namun, tahukah anda bahwa ada cara menjaga
kesehatan tubuh yang harus anda lakukan sehari-hari? Mungkin bagi anda, anda
sudah melakukan aktivitas yang tepat untuk menjaga kesehatan tubuh anda
misalnya dengan mengkonsumsi salah satu multivitamin.
Namun, ternyata cara tersebut belum tentu menjadi salah satu tips menjaga kesehatan tubuh anda dengan tepat. Karena seharusnya masih banyak yang harus anda lakukan selain meminum multivitamin tersebut. Oleh sebab itu, disini akan dibahas mengenai cara yang tepat menjaga daya tahan tubuh anda agar tetap sehat dan kuat.
Berikut beberapa tips menjaga kesehatan tubuh anda dengan membiasakan diri melakukan aktivitas ini sehari-hari. Diantaranya yang harus anda lakukan dan perhatikan, yaitu:
Tips Menjaga Kesehatan Tubuh
1. Usahakanlah untuk membiasakan pola tidur secukupnya. Bagi orang dewasa tentunya tidur selama 6 hingga 8 jam merupakan waktu yang cukup untuk dapat beristirahat dengan baik dan sehat. Maka dari itu, janganlah kekurangan tidur karena dapat berpengaruh pada konsentrasi anda namun juga jangan terlalu banyak tidur karena akan mengganggu masa aktivitas anda nantinya.
2. Cobalah untuk tetap berpikir positif karena dengan begitu akan mengurangi tingkat stress anda. tahukah anda, jika anda mengalami stress maka tubuh anda akan berusaha untuk mengikuti pola pikir anda. seperti contohnya ada orang yang nafsu makannya bertambah ketika dia mengalami stress. Maka dari itu, penting bagi anda untuk tetap berpikiran positif.
3. Lakukan olahraga rutin. Olahraga tidak hanya dengan mengunjungi sarana fitness atau mungkin lari pada pagi hari. Anda pun bisa menggunakan variasi olahraga yang anda inginkan. Contohnya anda bisa melakukan renang seminggu 3 kali atau bisa juga melakukan stretching dan gerakan-gerakan ringan yang dapat anda lakukan dirumah. Dengan begitu, setidaknya anda menggerakkan otot-otot tubuh anda.
4. Menjaga pola makan. Dengan menjaga pola makan tentunya menjadi salah satu hal yang baik bagi anda. bukan hanya membuat tubuh anda tetap bugar dan langsing, tetapi menjaga tubuh anda terserang penyakit berbahaya yang disebabkan oleh beberapa makanan yang mengandung banyak zat-zat berbahaya dan mengakibatkan kegemukan. Maka dari itu, penting adanya menjaga pola makan 4 sehat 5 sempurna.
5. Teruslah meminum multivitamin yang anda rasa cocok dengan anda. dari segala aktivitas tersebut diatas, tentunya anda harus tetap terjaga kondisi asupan vitaminnya. Maka dari itu, selain dari buah dan sayuran penting dan perlu juga bagi tubuh anda akan asupan vitamin yang berasal dari multivitamin yang telah disediakan oleh beberapa perusahaan vitamin.
Berikut diatas menjadi beberapa tipsmenjaga kesehatan tubuh anda untuk tetap bugar dan segar dalam menjalani aktivitas anda sehari-hari. Terlebih disaat anda sedang melakukan tugas berat dalam cuaca yang cukup ekstrim. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik dari mengobati, maka dari itu penting bagi anda untuk membuat jadwal olahraga, makan, kerja, tidur dan bahkan hingga jadwal liburan anda, dengan begitu, anda tidak akan merasa lelah dengan aktivitas sehari-hari anda yang begitu banyak, karena yang harus anda lakukan yaitu bergerak mengikuti jadwal yang telah anda tetapkan.
Ingat juga untuk terus berkomitmen dengan diri anda. temukan motivasi yang baik dari dalam diri anda serta jangan biarkan orang lain mempengaruhi tubuh dan pikiran anda. Semoga bermanfaat. Baca juga informasi terkait mengenai Cara Menjaga Kesehatan Jantung dan Cara Menjaga Kehamilan agar tetap sehat.!
CERPEN
Di Balik Tawa
Judul
Cerpen Di Balik Tawa
Cerpen Karangan: Dimas Wahyu Abdillah
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 16 October 2016
Cerpen Karangan: Dimas Wahyu Abdillah
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 16 October 2016
“Abdiii!!!” terdengar suara yang sepertinya jauh memanggilku.
Aku menoleh. Terlihat sesosok wanita yang sangat aku kenal memanggilku. Ya,
tidak salah lagi. Itu Fira, Zafira Azzahranama lengkapnya. Aku langsung berlari
ingin memeluknya sebab betapa bahagia aku melihatnya. “Fira? Kemana aja kamu
selama ini, Fir? Aku kangen sama kamu tau gak?” tanyaku. Setelah lama aku
memeluknya dan tidak ada jawaban sepatah katapun darinya, baru aku menyadari
hanya serpihan debu kerinduan yang kupeluk. Gelap pun tiba-tiba datang. Aku tak
dapat melihat apapun sampai akhirnya saat cahaya tiba-tiba menembus mataku dan
menyadarkan aku, “Oh.. hanya mimpi!” seruku seraya menghela nafas.
Pagi telah tiba sejak aku terbangun tadi, lagi-lagi wajah itu
datang lagi mengusik nikmat pagi yang sedang aku rasakan. Fira. Aku masih
melamunkan wajahnya yang tersenyum serta sering kali ada ejekan kecil di sana
seperti menyindirku yang tidak pernah bisa menyatakan perasaanku padanya.
“Heuuhhh.. Fira! Kamu adalah seorang yang aku suka sejak masih SMP hingga kita
berpisah saat lulus SMA. Namun kamu bukan kekasihku, hanya sekedar teman dan
aku tidak tau bagaimana perasaanmu padaku selama itu hingga sekarang.
Mungkinkah kamu juga merinduku?” Sejuta pertanyaan mengusik pikiranku yang sedang
rindu padanya hingga khayalan seolah aku sedang berbicara padanya. Entahlah,
rindu itu menyiksaku.
Hampir setiap malam dan pagi hari tak pernah ada secercah
senyum di wajahku saat aku sendirian di kamar kostku, bahkan hatiku pun
menangis. “Drrrttt drrrttt!” getar hpku mengagetkanku. Tertulis nama Yakin di
layarnya.
“Halo? Slamlekum! Ada apa nih pagi banget udah nelepon aja?” tanyaku sambil dengan malas.
“Lu dimama? Cepetan ke kampus, bentar lagi berangkat seminar nih, Di! Lu gak dengerin kemaren kata Pak Helmi?” cerocosnya.
“Masa sih?” tanyaku bingung.
“Hekhh.. Makanya kalo ada pengumuman perhatiin. Baksos dimajukan soalnya berdekatan sama lebaran!”
“Aduhh, gua lupa. Ya udah, 10 menit lagi. Gua mandi dulu.” jawabku terburu-buru dan langsung matikan teleponnya.
“Halo? Slamlekum! Ada apa nih pagi banget udah nelepon aja?” tanyaku sambil dengan malas.
“Lu dimama? Cepetan ke kampus, bentar lagi berangkat seminar nih, Di! Lu gak dengerin kemaren kata Pak Helmi?” cerocosnya.
“Masa sih?” tanyaku bingung.
“Hekhh.. Makanya kalo ada pengumuman perhatiin. Baksos dimajukan soalnya berdekatan sama lebaran!”
“Aduhh, gua lupa. Ya udah, 10 menit lagi. Gua mandi dulu.” jawabku terburu-buru dan langsung matikan teleponnya.
Suasana di dalam mobil begitu meriah. Meski hanya ada 5 orang
termasuk aku, ketiga temenku itu selalu bisa meramaikan suasana dengan canda
yang mereka keluarkan. Aku pun ikut tertawa bersama mereka. Bram, Anton dan
Yakin.
Saat memasuki ruang seminar, betapa terkejutnya aku melihat
seorang yang selalu ada dalam mimpiku dan aku rindukan. Fira. Aku
menyembunyikan rasa terkejut itu. Untungnya dia tidak melihatku. Entah kenapa
tidak ada keberanianku untuk menyapanya. Aku hanya pura-pura tidak melihatnya
dan bercanda dengan teman-temanku. Sesekali aku meliriknya dengan
sembunyi-sembunyi. Kulihat dia hanya membaca buku. Entahlah apakah Fira masih
mengingatku atau tidak, yang aku ingat dulu kita juga sangat akrab dengan canda
tawanya menghias hari-hariku dengannya.
Seminar telah dimulai. Tidak ada satu pun pendapat yang
keluar dari otakku, mataku hanya pura-pura aku tujukan ke papan dan orang yang
sedang berpendapat, tapi sebenarnya hati tersiksa memendam rasa rindu terhadap
canda tawa dan sapaannya seperti dulu di bangku SMA. Herannya, aku dapati si
Fira juga diam tanpa kata saat itu. Padahal ia tadi sudah baca buku. Mungkinkah
dia juga ingin menyapaku? Hatiku bertanya-tanya.
“Seminar hari ini kita tutup dulu, kita berdiskusi besok dan
lusa. Terima kasih bagi peserta yang hadir hari ini. Wassalamualaikum
warohmatullahi wabarokatu!” tutup salah seorang panitia seminar hari itu.
Hari kedua dan ketiga seminar berjalan sama saja, hanya aku
dan Fira yang diam tak berpendapat sama sekali. Aku selalu memperhatikannya sejak
awal masuk ia membaca buku hingga ke luar ruang seminar ia hanya bersama
seorang temannya di kantin kampus. Aku tidak tau apa dia kuliah di sini atau
mahasiswi undangan.
Sore ini kelompokku akan pulang dari kampus itu dan langsung
diantarkan ke tempat masing-masing tanpa mampir dulu ke kampus. Sebab besok
sudah liburan.
“Ehh, Di! Lu dari pertama masuk seminar kok gak ke luar suara
sama sekali sih?” Yakin memanggilku. Aku hanya menoleh tersadar dari lamunanku
sendiri yang sedang memikirkan cara untuk bilang sampai jumpa di desa sama
Fira.
“Kok bengong?” gertaknya sambil memukul pundakku.
“Gak papa kok. Gak ngerti juga gua.” aku mengelak.
“Alaahhh, boong lu. Pasti lu mikirin sesuatu kan?” selidiknya si Yakin.
“Emm, gua cuman kangen keluarga sama suasana desa, Kin. Udah kebelet pulang nih gua. Heheh, pengen makan tupat ibu gua.” elakku sambil sedikit ketawa.
“Cuman gitu doang sampe gak konsen. Melas banget lu, Di!” balasnya sambil ngeledek.
“Abis mau gimana lagi? Bentar ahh, gua mau ke kantin dulu. Laper. Mau nitip gak?” aku menghentikan obrolan melihat Fira masuk kantin dan mengingat nanti sore aku dah harus pulang.
“Udah makan gua, sana dah kalo laper!” suruhnya sambil nyengir ngeledek seolah ia tau kalo aku mau nemuin cewek kampus ini. Aku tinggalkan dia di losmen.
“Kok bengong?” gertaknya sambil memukul pundakku.
“Gak papa kok. Gak ngerti juga gua.” aku mengelak.
“Alaahhh, boong lu. Pasti lu mikirin sesuatu kan?” selidiknya si Yakin.
“Emm, gua cuman kangen keluarga sama suasana desa, Kin. Udah kebelet pulang nih gua. Heheh, pengen makan tupat ibu gua.” elakku sambil sedikit ketawa.
“Cuman gitu doang sampe gak konsen. Melas banget lu, Di!” balasnya sambil ngeledek.
“Abis mau gimana lagi? Bentar ahh, gua mau ke kantin dulu. Laper. Mau nitip gak?” aku menghentikan obrolan melihat Fira masuk kantin dan mengingat nanti sore aku dah harus pulang.
“Udah makan gua, sana dah kalo laper!” suruhnya sambil nyengir ngeledek seolah ia tau kalo aku mau nemuin cewek kampus ini. Aku tinggalkan dia di losmen.
“Es Teh sama mie instan satu, Pak. Pake nasi dikit ya, Pak.
Tambah cabe juga.” aku pesan makan sama Pak kantin.
“Siap, Dek. Tunggu di meja.” senyumnya ramah.
“Siap, Dek. Tunggu di meja.” senyumnya ramah.
Saat aku duduk dan memperhatikan Fira yang lagi ngobrol sama
temennya sambil makan cemilan kecil di seberang mejaku, aku mendapati mereka
sesekali melihatku. Mungkin lagi ngomongin aku. Aku langsung menundukkan
wajahku sambil menggerutu dengan kesal terhadap diriku sendiri.
“Ck, kenapa gua gak bisa bilang kalo dulu gua sayang dia? Heuuhhh.. Fira!! Seandainya kamu tau kalo aku kangen banget sama kamu dan aku pengen ngomong sekarang kalo aku cinta kamu tapi aku gak berani.” aku menggerutu dengan suara sambil meremas rambutku. Saat aku mengangkat kepalaku tiba-tiba Fira sudah ada di depanku dengan senyum lebar memamerkan giginya yang putih bersih.
“Abdi?” panggilnya.
“Hahah.. Siapa ya? Iya saya Abdi.” aku pura-pura lupa padanya sebab aku takut dia berubah karena dia tidak melihatku sama sekali sejak seminar kemarin.
“Aku denger, Di!” sambungnya. Kulihat matanya sedikit mengkilat menampung air matanya yang coba ia tahan.
“Dasar cowok gak punya hati! Gak peka.” tiba-tiba kata temennya yang duduk di mejanya.
“Dek mienya udah siap.” datang sudah pesananku.
“Iya, Pak. Makasih.” mendengar temennya ikut campur aku pura-makan mie sampe habis.
“Heh, lu denger gak sih? Dia denger apa yang lu omongin sendiri barusan, masih aja lu ngelak. Lu sengaja mau mainin hati Fira ya? Dia sering curhat tentang lu sejak temenan sama gua di sini tau gak? Dia gak pernah nerima cowok-cowok yang nembak dia karena dia nungguin lu. Fira nungguin lu peka sama dia! Ngerti gak lu?” tiba-tiba temennya marah sambil memaki-makiku. Setelah makan, aku lihat Fira masih bertahan.
“Hahaha, diem lu. Paling lu konspirasi sama, Fira kan? Guyonannya lucu ah lu. Hahah” aku menjawab wanita itu dengan tawa dan senyum meledek tidak mempedulikan ocehannya, hanya memandangi mata Fira dan mencoba masuk lebih dalam ke hatinya untuk mencari tau kebenarannya yang aku lakukan. Mendengar perkataanku Fira tak mampu lagi bertahan. Ia menangis merintih menundukkan wajahanya.
“Kamu beneran…” belum sempat ia selesai dengan kalimatnya, aku sudah memeluknya menghentikan ucapannya.
“Aku ingat, Fir. Aku gak lupa. Aku cuman ingin tau perasaanmu.” aku tersenyum bahagia.
“Maafin aku. Aku gak pernah berani bilang perasaanku sama kamu. Mungkin Barusan Tuhan membuat aku tak sadar menggerutu dengan keras sampe kamu denger. Mungkin ini takdirnya. Terima kasih kamu udah buka telinga kamu dengan baik, Fir.” jelasku terhadapnya.
“Apa aku gak mimpi?” dia melepaskan pelukannya dan mencubit lengannya sendiri.
“Auuhh, sakit.” serunya sambil mengusap lengan kirinya bekas cubitannya sendiri. Aku hanya tersenyum dan berdoa semoga ini memang nyata bukan seperti mimpi-mimpiku sebelumnya.
“Aku gak mimpi, Di. Abdi, aku kira kamu gak bakalan datang lagi di hidupku. Soalnya meski kita satu desa, sejak kita pisah kampus kamu jarang menyapaku. Bahkan kita terakhir bertemu sudah 3 tahun yang lalu.” celotenya sambil merengek, tersenyum dan mengelap air matanya.
“Aku… emm.. aku gak mungkin gak kembali, Fir. Aku.. emm.. aku.. a..aku sayang sama kamu, aku suka kamu udah dari jaman kita masih sekelas di SMP sampe kita saling ejek dan becanda di jaman SMA. Kamu inget kan aku suka bilang kamu tuyul karena kamu paling kecil di kelas? Tau gak sebenernya aku udah mulai cinta kamu sejak saat itu. Aku sering mimpiin kamu dan berkhayal tentang masa-masa itu, Fir! Aku gak pernah jatuh cinta sama cewek lain sejak aku jatuh cinta sama kamu.” ungkapku tentang semua perasaanku di balik tawaku tadi di awal pembicaraan.
“Lalu kenapa kamu gak bilang dari dulu? Kenapa kamu bikin aku nunggu? Aku tersiksa tau gak? Kamu gak peka ya! Hemhh!” ia memarahiku tapi ia memelukku dan kembali menangis.
“Aku takut. Aku takut kamu gak ngerasain hal yang sama. Aku juga gak tau ngerangkai kata-kata romantis kyak pria-pria keren buat ngungkapinnya. Aku cuma nutupin semuanya denga canda tawaku saat bersamamu. Maafin aku bikin kamu nunggu.” jelasku lagi.
“Ihh, gak peka sih kamu.” ledeknya sambil tersenyum tersipu malu. Aku pun malu-malu menghadapi keadaan ini.
“Ck, kenapa gua gak bisa bilang kalo dulu gua sayang dia? Heuuhhh.. Fira!! Seandainya kamu tau kalo aku kangen banget sama kamu dan aku pengen ngomong sekarang kalo aku cinta kamu tapi aku gak berani.” aku menggerutu dengan suara sambil meremas rambutku. Saat aku mengangkat kepalaku tiba-tiba Fira sudah ada di depanku dengan senyum lebar memamerkan giginya yang putih bersih.
“Abdi?” panggilnya.
“Hahah.. Siapa ya? Iya saya Abdi.” aku pura-pura lupa padanya sebab aku takut dia berubah karena dia tidak melihatku sama sekali sejak seminar kemarin.
“Aku denger, Di!” sambungnya. Kulihat matanya sedikit mengkilat menampung air matanya yang coba ia tahan.
“Dasar cowok gak punya hati! Gak peka.” tiba-tiba kata temennya yang duduk di mejanya.
“Dek mienya udah siap.” datang sudah pesananku.
“Iya, Pak. Makasih.” mendengar temennya ikut campur aku pura-makan mie sampe habis.
“Heh, lu denger gak sih? Dia denger apa yang lu omongin sendiri barusan, masih aja lu ngelak. Lu sengaja mau mainin hati Fira ya? Dia sering curhat tentang lu sejak temenan sama gua di sini tau gak? Dia gak pernah nerima cowok-cowok yang nembak dia karena dia nungguin lu. Fira nungguin lu peka sama dia! Ngerti gak lu?” tiba-tiba temennya marah sambil memaki-makiku. Setelah makan, aku lihat Fira masih bertahan.
“Hahaha, diem lu. Paling lu konspirasi sama, Fira kan? Guyonannya lucu ah lu. Hahah” aku menjawab wanita itu dengan tawa dan senyum meledek tidak mempedulikan ocehannya, hanya memandangi mata Fira dan mencoba masuk lebih dalam ke hatinya untuk mencari tau kebenarannya yang aku lakukan. Mendengar perkataanku Fira tak mampu lagi bertahan. Ia menangis merintih menundukkan wajahanya.
“Kamu beneran…” belum sempat ia selesai dengan kalimatnya, aku sudah memeluknya menghentikan ucapannya.
“Aku ingat, Fir. Aku gak lupa. Aku cuman ingin tau perasaanmu.” aku tersenyum bahagia.
“Maafin aku. Aku gak pernah berani bilang perasaanku sama kamu. Mungkin Barusan Tuhan membuat aku tak sadar menggerutu dengan keras sampe kamu denger. Mungkin ini takdirnya. Terima kasih kamu udah buka telinga kamu dengan baik, Fir.” jelasku terhadapnya.
“Apa aku gak mimpi?” dia melepaskan pelukannya dan mencubit lengannya sendiri.
“Auuhh, sakit.” serunya sambil mengusap lengan kirinya bekas cubitannya sendiri. Aku hanya tersenyum dan berdoa semoga ini memang nyata bukan seperti mimpi-mimpiku sebelumnya.
“Aku gak mimpi, Di. Abdi, aku kira kamu gak bakalan datang lagi di hidupku. Soalnya meski kita satu desa, sejak kita pisah kampus kamu jarang menyapaku. Bahkan kita terakhir bertemu sudah 3 tahun yang lalu.” celotenya sambil merengek, tersenyum dan mengelap air matanya.
“Aku… emm.. aku gak mungkin gak kembali, Fir. Aku.. emm.. aku.. a..aku sayang sama kamu, aku suka kamu udah dari jaman kita masih sekelas di SMP sampe kita saling ejek dan becanda di jaman SMA. Kamu inget kan aku suka bilang kamu tuyul karena kamu paling kecil di kelas? Tau gak sebenernya aku udah mulai cinta kamu sejak saat itu. Aku sering mimpiin kamu dan berkhayal tentang masa-masa itu, Fir! Aku gak pernah jatuh cinta sama cewek lain sejak aku jatuh cinta sama kamu.” ungkapku tentang semua perasaanku di balik tawaku tadi di awal pembicaraan.
“Lalu kenapa kamu gak bilang dari dulu? Kenapa kamu bikin aku nunggu? Aku tersiksa tau gak? Kamu gak peka ya! Hemhh!” ia memarahiku tapi ia memelukku dan kembali menangis.
“Aku takut. Aku takut kamu gak ngerasain hal yang sama. Aku juga gak tau ngerangkai kata-kata romantis kyak pria-pria keren buat ngungkapinnya. Aku cuma nutupin semuanya denga canda tawaku saat bersamamu. Maafin aku bikin kamu nunggu.” jelasku lagi.
“Ihh, gak peka sih kamu.” ledeknya sambil tersenyum tersipu malu. Aku pun malu-malu menghadapi keadaan ini.
Tak terasa sujah satu jam lebih aku di kantin. Saat ini
keadaan terasa indah dengan rasa malu-malu kita berdua diselimuti bahagia.
Kulihat teman Fira yang baru aku tau namanya Santi itu juga tersenyum melihat
kita.
“Abdi! Udah mau pulang nih. Ayo!” Kudengar suara Yakin memanggilku berjalan menuju ke sini.
“Ahh, si Yakin datangnya gak tepat!” gertuku.
“Kamu udah mau pergi?” tanya Fira agak merengek.
“Ihh, lebay kamu ah. Kan kita sekampung, aku pulang ya, Fira!” ledekku dengan sayang.
“Oh iya. Ya udah lebaran aku ke rumahmu ya. Mau silaturrahmi.” tawanya seraya memelukku.
“Ada-ada aja kamu. Yang ada aku yang harus ke sana. Ya udah aku pulang duluan ya.” pamitku.
“Iya.” jawabnya sambil memelukku lagi sebagai perpisahan. Ia melambaikan tangannya dah aku juga sama. Aku menoleh, kulihat dia saling merangkul dengan temannya.
“Abdi! Udah mau pulang nih. Ayo!” Kudengar suara Yakin memanggilku berjalan menuju ke sini.
“Ahh, si Yakin datangnya gak tepat!” gertuku.
“Kamu udah mau pergi?” tanya Fira agak merengek.
“Ihh, lebay kamu ah. Kan kita sekampung, aku pulang ya, Fira!” ledekku dengan sayang.
“Oh iya. Ya udah lebaran aku ke rumahmu ya. Mau silaturrahmi.” tawanya seraya memelukku.
“Ada-ada aja kamu. Yang ada aku yang harus ke sana. Ya udah aku pulang duluan ya.” pamitku.
“Iya.” jawabnya sambil memelukku lagi sebagai perpisahan. Ia melambaikan tangannya dah aku juga sama. Aku menoleh, kulihat dia saling merangkul dengan temannya.
The End
Selasa, 11 Oktober 2016
pengetahuan akuntansi dasar
1-PENGETAHUAN DASAR AKUNTANSI
3 Votes
Pengertian Akuntansi
Di negara-negara Anglo-Saxon seperti Inggris, Amerika Serikat dan daerah pengaruhnya, istilah “akuntansi” disebut “accounting” dan “accountancy”, sedangkan di negara Belanda hanya dipakai istilah “accountancy” . Di Indonesia digunakan istilah “akuntansi”. Ditinjau dari segi bahasa, istilah accounting berasal dari kata kerja “to account” yang berarti memperhitungkan atau mempertanggungjawabkan. Istilah acoount diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi “akun”, atau “perkiraan” atau “rekening”.
Akuntansi seringkali disebut sebagai “bahasa dunia usaha” atau “the language of business”. Secara luas definisi akuntansi diberikan oleh American Accounting Association (AAA)yaitu: Akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi-informasi ekonomi untuk memungkinkan memperoleh pertimbangan-pertimbangan dan keputusan-keputusan yang tepat bagi pemakai informasi itu.
Ditinjau dari segi rangkaian prosedur, akuntansi didefinisikan oleh American Institut of Certified Pubilc Accountants sebagai berikut: Akuntansi adalah seni (Art) pencatatan, penggolongan, dan peringkasan dengan suatu cara yang berarti dan dalam bentuk uang, atas kejadian-kejadian dan transaksi-transaksi, yang paling sedikit atau sebagian bersifat keuangan, dan menjelaskan hasil-hasilnya.
Dari definisi tersebut mengandung pengertian sebagai berikut :
Akuntansi merupakan proses pengolahan data yang terdiri dari indentifikasi, mengukur dan pelaporan informasi ekonomi. Jadi kegiatan akuntansi meliputi :
- Mengidentifikasikan data yang relevan untuk suatu pengambilan keputusan.
- Memproses dan menganalisa data yang relevan.
- Memindahkan data tersebut ke dalam bentuk informasi yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilann keputusan.
Informasi ekonomi yang dihasilkan oleh Akuntansi diharapkan berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan bagi yang berkepentingan. Jadi berdasarkan kegunaannya, akuntansi adalah suatu disiplin ilmu yang menyediakan informasi yang penting untuk pelaksanaan dan penilaian efisiensi aktivitas perusahaan. Informasi akuntansi tersebut berguna untuk :
- Perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan oleh pimpinan perusahaan.
- Memberikan pertanggungjawaban kepada pihak di luar perusahaan sehingga mereka dapat mengambil keputusan.
Masukan (input) dari proses akuntansi berupa data akuntansi, sedangkan keluarannya (output) berupa informasi. Tidak semua data dalam perusahaan merupakan data akuntansi, data akuntansi mempunyai dua sifat yaitu :
- kuantitatif
- financial
Data ini sifatnya masih mentah (belum diolah), sehingga tidak dapat digunakan untuk mengambil keputusan. Sedangkan informasi merupakan data yang sudah diolah yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.
Dari uraian tersebut proses akuntansi meliputi dua kegiatan yaitu :
- kegiatan yang bersifat konstruktif atau sintetikal, meliputi pekerjaan pencatatan, peringkasan, penggolongan dan aktivitas lain yang tujuannya menghasilkan informasi akuntansi.
- Kegiatan yang bersifat analitikal dari informasi akuntansi, yang meliputi perkerjaan penganalisaan dan penginterprestasian informasi akuntansi.
Fungsi pokok dari akuntansi dalam masyarakat ekonomi modern adalah untuk mengumpulkan dan menghubung-hubungkan informasi yang diperlukan untuk mendapatkan gambaran dari aktivitas perusahaan baik besar maupun kecil, dalam bentuk perusahaan perorangan, firma, ataupun perseroan badan-badan yang tidak bersifat mencari keuntungan (non profit organization); seperti pemerintah, yayasan, lembaga pendidikan dan lain-lain.
Tujuan pokok akuntansi adalah menyediakan informasi dalam bentuk suatu laporan keuangan yang berguna bagi pimpinan perusahaan, pemilik perusahaan/pemegang saham, penanam modal, pemberi kredit, pemerintah, dan badan-badan pemerintah, serta pihak-pihak lain yang membutuhkan informasi-informasi tersebut baik ke dalam (intern) maupun keluar (extern) perusahaan.
Pengertian Perusahaan
| P |
erusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang yang mempunyai kegiatan mengolah faktor-faktor produksi (sumber daya alam, tenaga kerja, modal, manusia, mesin dan lain-lain), untuk menghasilkan barang atau jasa kebutuhan manusia, dengan tujuan mencari laba atau melayani kepentingan umum semata.
Menurut operasinya perusahaan dapat digolongkan:
- Perusahaan jasa, yaitu perusahaan yang menjual jasa kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Misalnya kantor notaris, biro perjalanan, bengkel reparasi dan sebagainya.
- Perusahaan dagang, yaitu perusahaan yang membeli barang jadi dan bertujuan untuk dijual kembali. Misalnya pasar swalayan, toko elektronik dan lain-lain.
- Perusahaan manufaktur, yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan bahan baku dan bahan pembantu menjadi barang jadi, baru menjualnya kepada pihak lain.
Menurut badan hukumnya perusahaan dapat digolongkan menjadi:
- Perusahaan Perseorangan, yaitu perusahaan yang dimodali oleh satu orang saja.
- Persekutuan Firma (Fa), adalah sebuah perusahaan yang dimodali oleh dua orang atau lebih dan bersama-sama menjalankan perusahaan itu dibawah satu nama untuk bersama.
- Persekutuan Komanditer (CV), yaitu perusahaan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih menurut suatu perjanjian yang dilakukan antara mereka (satu atau beberapa orang sekutu komanditer termasuk sekutu diam, artinya tidak ikut menjalankan perusahaan).
- Perseroan Terbatas (PT), yaitu perusahaan yang pemiliknya dibagi dalam saham-saham.
- Koperasi, yaitu kumpulan dari orang-orang untuk melakukan usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan
Transaksi Keuangan
| A |
kuntansi pada dasarnya merupakan proses pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Data yang diproses diperoleh dari kegiatan usaha perusahaan dengan terjadinya transaksi keuangan.
Transaksi ialah kejadian atau tindakan yang mempengaruhi (mengakibatkan) perubahan posisi keuangan, yaitu perubahan terhadap harta, utang dan modal. Transaksi digolongkan menjadi dua yaitu :
- Transaksi ekstern/transaksi usaha, yaitu kejadian atau tindakan yang ada hubungannya dengan pihak luar. Misalnya membeli barang, membayar utang, menerima pendapatan, membayar gaji dan lain-lain.
- Transaksi intern, yaitu peristiwa yang terjadi dalam tubuh perusahaan sendiri (tidak ada hubungannya dengan pihak luar). Misalnya penyusutan Aktiva, pemakaian perlengkapan, pembayaran dimuka yang sudah menjadi beban, penerimaan dimuka yang sudah menjadi pendapatan, pemindahan barang dalam proses menjadi barang jadi.
Setiap transaksi keuangan sebelum dilakukan pencatatan harus dibuatkan bukti transaksi atau bukti pencatatan. Bukti transaksi ini disebut dokumen pencatatan.
Konsep Kesatuan Usaha
| K |
onsep kesatuan usaha merupakan suatu visi, bahwa sebuah perusahaan harus dipandang sebagai suatu kesatuan usaha (rumah tangga sendiri) yang terpisah dari pemiliknya dan juga dari perusahaan-perusahaan lain. Adanya pemisahan ini merupakan faktor utama yang dijadikan pertimbangan untuk membebankan pada kesatuan ekonomi tersebut, kewajiban untuk mempertanggung jawabkan keuangan perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Apabila konsep ini dapat dipertahankan, maka segala aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan keperluan pribadi pemiliknya tidak akan bercampur dengan transaksi keuangan perusahaan. Dengan demikian maka hasil laporan keuangan yang telah disusun dalam bentuk catatan-catatan/dokumen sumber akuntansi dan hasil laporan keuangan akan mencerminkan baik posisi keuangan perusahaan maupun hasil yang dicapai oleh perusahaan tersebut.
Prinsip Harga Perolehan (Cost Principle)
| S |
uatu entitas (kesatuan) ekonomi diasumsikan akan terus melanjutkan usahanya dan tidak akan dibubarkan, oleh sebab itu Aktiva harus disajikan berdasarkan harga perolehannya dan bukan atas dasar nilai kontan Aktiva tersebut atau nilai yang dapat direalisir pada saat dilikuidasi (dibubarkan).
Harga perolehan adalah harga pada saat memperoleh barang itu (harga beli) di tambah dengan biaya-biaya yang dikeluarkan sampai barang itu siap dipakai (dioperasikan).
Contoh :
harga beli sebuah mesin produksi : Rp. 4.000.000,00
transportasi pengambilan mesin : Rp. 200.000,00
biaya pemasangan mesin : Rp. 300.000,00 +
Harga perolehan mesin : Rp. 4.500.000,00
Setelah dipakai beberapa tahun Aktiva tetap (mesin) tersebut dalam pelaporan tetap dicatat berdasarkan harga perolehannya dan disusutkan dengan cara sistematis, walaupun pada saat itu misalnya nilai pembelian kontan mesin itu naik menjadi Rp. 6.000.000,00. Jadi nilai Aktiva tetap dalam akuntansi tidak boleh diubah-ubah, sebab apabila hal ini dilakukan maka laporan keuangan tidak dapat dipercaya (kecuali ada ketentuan tertentu).
sejarah akuntansi di indonesia
. Sejarah Akuntansi
Pada dasarnya akuntansi itu sama yaitu sarana bagi manajemen untuk mengkomunikasikan posisi keaungan, kinerja dan perubahan posisi keaungan kepada pihak yang berkepentingan. Akuntansi menyediakan informasi bagi pasar modal-pasar modal besar, baik domestik maupun internasional. Awalnya, akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping) di Italia pada abad ke 14 dan 15.
Lucalah orang yang pertama sekali mempublikasikan prinsip-prinsip dasar double accounting system dalam bukunya berjudul : Summa the arithmetica geometria proportioni et proportionalita di tahun 1494. Banyak ahli sejarah yang berpendapat bahwa prinsip dasar double accounting system bukanlah ide murni Luca namun dia hanya merangkum praktek akuntansi yang berlangsung pada saat itu dan mempublikasikannya.
Paruh Pertama abad 20, seiring tumbuhnya kekuatan ekonomi Amerika Serikat, kerumitan masalah akuntansi muncul bersamaan. Kemudian Akuntansi diakui sebagai suatu disiplin ilmu akademik tersendiri. Setelah Perang Dunia II, pengaruh Akuntansi semakin terasa di Dunia Barat. Bagi banyak negara, akuntansi merupakan masalah nasional dengan standar dan praktik nasional yang melekat erat dengan hukum nasional dan aturan profesional.
Perkembangan Akuntansi
Tahun 1775 : pada tahun ini mulai diperkenalkan pembukuan baik yang single entry maupun double entry.
Tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang utama digunakan dalam perusahaan.
Tahun 1825 : mulai dikenalkan pemeriksaaan keuangan (financial auditing).
Tahun 1850 : laporan laba/rugi menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting.
Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan sertifikasi profesi yang dilakukan melalui ujian yang dilaksanakan secara nasional.
Tahun 1925 : Mulai diperkenalkan teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan, akuntansi pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintah. Sistem akuntansi yang manual beralih ke sistem EDP dengan mulai dikenalkannya“punch card record”.
Tahun 1950 s/d 1975 : Pada periode ini akunansi sudah menggunakan computer untuk pengolahan data. Lalu, sudah dilakukan Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP). Hingga Perencanaan manajemen serta management auditing mulai diperkenalkan.
Tahun 1975 : Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal. Dan Social accounting manjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat.
B. Perkembangan Akuntansi di Indonesia
Akuntansi mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 1642. Akan tetapi bukii yang jelas terdapat pada pembukuan Amphioen Societeit yang berdiri di Jakarta sejak 1747. Selanjutnya akuntansi di Indonesia berkembang setelah UU Tanam Paksa dihapuskan pada tahun 1870. Hal ini mengakibatkan munculnya para pengusaha swasta Belanda yang menanamkan modalnya di Indonesia.
Praktik akuntansi di Indonesia dapat ditelusur pada era penjajahan Belanda sekitar 17 (ADB 2003) atau sekitar tahun 1642 (Soemarso 1995). Jejak yang jelas berkaitan dengan praktik akuntansi di Indonesia dapat ditemui pada tahun 1747, yaitu praktik pembukuan yang dilaksanakan Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta (Soemarso 1995). Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping) sebagaimana yang dikembangkan oleh Luca Pacioli. Perusahaan VOC milik Belanda-yang merupakan organisasi komersial utama selama masa penjajahan-memainkan peranan penting dalam praktik bisnis di Indonesia selama era ini (Diga dan Yunus 1997).
Pengiriman Van Schagen merupakan titik tolak berdirinya Jawatan Akuntan Negara-Government Accountant Dienst yang terbentuk pada tahun 1915 (Soermarso 1995). Akuntan publik yang pertama adalah Frese & Hogeweg yang mendirikan kantor di Indonesia pada tahun 1918. Pendirian kantor ini diikuti kantor akuntan yang lain yaitu kantor akuntan H.Y.Voerens pada tahun 1920 dan pendirian Jawatan Akuntan Pajak-Belasting Accountant Dienst (Soemarso 1995).
Pada era penjajahan, tidak ada orang Indonesia yang bekerja sebagai akuntan publik. Orang Indonesa pertama yang bekerja di bidang akuntansi adalah JD Massie, yang diangkat sebagai pemegang buku pada Jawatan Akuntan Pajak pada tanggal 21 September 1929 (Soemarso 1995).
Kesempatan bagi akuntan lokal (Indonesia) mulai muncul pada tahun 1942-1945, dengan mundurnya Belanda dari Indonesia. Pada tahun 1947 hanya ada satu orang akuntan yang berbangsa Indonesia yaitu Prof. Dr. Abutari (Soermarso 1995). Praktik akuntansi model Belanda masih digunakan selama era setelah kemerdekaan (1950an). Pendidikan dan pelatihan akuntansi masih didominasi oleh sistem akuntansi model Belanda. Nasionalisasi atas perusahaan yang dimiliki Belanda dan pindahnya orang orang Belanda dari Indonesia pada tahun 1958 menyebabkan kelangkaan akuntan dan tenaga ahli (Diga dan Yunus 1997).
sumber :https://baracellona.wordpress.com/sejarah-dan-perkembangan-akuntansi-di-indonesia-dan-internasional/
Langganan:
Postingan (Atom)


